Ini cerita tentang hantu Belanda bernama Vandra,dan Demion bagi yang takut hantu jangan coba-coba baca ya nanti ga berani lagi ke kamar mandi hehehe... and bagi yang suka misteri baca deh biar puas penasarannya OKAZZ... tanpa basa-basi lagi silahkan deh baca.
Wanita
Berparas Belanda
Pada jaman penjajahan Belanda dulu
banyak cerita yang sangat misterius hingga sekarang belum ditemukan jawabannya
. Salah satunya cerita wanita dari bangsa Belanda yang bernama Vandra. dia
wanita yang sangat cantik sampai-sampai sebagian besar pemuda yang tinggal di
desa itu menyukainya. Pada suatu hari saat Vandra dan kekasihnya Demion menikah
ada perampok yang mengacaukan pernikahan salah satu perampok yang membawa
pistol menembak tepat pada jantung Vandra dan saat itu pula Vandra tewas di
tempat,dan tepat pada tanggal itu juga yaitu tanggal 4 Agustus sering ada
kejadian-kejadian yang aneh di tempat itu dan sampai sekarang tempat itu
disebut dengan nama VanDemon yang terkenal sangat angker sekarang pula desa itu
sudah menjadi kota yang kumuh tak terurus.
Pada
suatu hari pada tanggal 1 Agustus 2002 kejadian buruk menimpa keluarga kaya di
desa itu bernama Verald , kejadian buruk itu menimpa istrinya Vintra ,dia
meninggal dengan pisau yang menancap di jantungnya hingga suaminya depresi dan
meninggal pula pada tanggal 4 Agustus 2002
12
tahun kemudian di Universitas pelita bangsa bersekolah lah 4 orang anak
diantaranya Sofia,Vita,Ciko,dan Brayn mereka gemar melacak misteri hingga pada
suatu hari di hari Kamis 31 Juli 2014 mereka merencanakan untuk memecahkan
misteri desa “ VanDemon” mereka ber-4mempersiapkan semua kebutuhan untuk
kesana,dan tentu saja mereka meminta ijin terlebih dahulu kepada Ayah,Ibu dan
sanak keluarga serta tak lupa mereka meminta izin kepada Tuhan agar dilindungi
di sana.
2
hari kemudian mereka berangkat kesana dengan menggunakan mobil Jeep berwarna
hijau . Sofia,dia tidur di perjalanan dan bermimpi di suatu alam lain di pojok alam itu terlihat
seorang wanita cantik dengan gaun pengantin, orang itupun memegang tangan dan
pundak Sofia . Sofia pun menangis ketakutan kerena wanita itu berbah menjadi
iblis dengan wajah yang hancur serta dada kiri yang bolong dipenuhi oleh darah
,dan belatung wanita itu pun berkata “ Kalian pergi dari wilayahku ! jika tidak
nyawa kalian taruhannya saya akan mebunuh ,membunuh,MEMBUNUH…!” kata wanita itu
,lalu Sofia pun bangun dari tidurnya “ Aaa…!” teriak Sofia . Ciko,Brayn dan
Vita pun terkejut “ Hey…Sof lo kenapa teriak sih berisik tau?” tanya Vita
bingung dan Sofia pun langsung berteriak kepada Brayn “ Brayn stop! Kita balik
aja gue tadi mimpi ditemuin cewek Belanda dan dia mau kita pergi dari sini !”
katanya dan Brayn pun menjawab “ Sof pasti itu cobaan pertama dari orang Belanda
yang mau kita cari di desa VanDemon ya, kamu tenang aja Sof” jawab Brayn
menenangkan. Suasana perjalanan pun kembali normal lagi . Beberpa jam kemudian
merekapun sampai di desa VanDemon , suasana di sana sangat sunyi saat malam
hari karena mitos malam hari adalah malapetaka bagi mereka . Ciko pun mengantar
mereka ke Villa kakaknya yang tak jauh dari sana. Setelah sampai kakaknya
menyambut dengan keramahan dan dengan senang hati mengizinkan mereka untuk
menginap di Villa untuk sementara waktu .
Di
malam yang sangat sunyi semua orang sudah tertidur dengan pulas kecuali si
Sofia ,dia temenung melihat bulan purnama yang sangat terang dan tiba-tiba terdengar
suara pecahan piring plang pyang ,dia
pun terkejut dan buru-buru menuju kea rah dapur ,dan tiba-tiba pula dia
mendengar suara wanita menangis hati Sofia pun berkata “ Wah ini seperti di
Film nih wah pasti ada setan nih di sini aduh kabur ah” kata Sofia dan dia pun
lari ke kamar dan tidur.
Keesokan
harinya Ciko,Vita,Brayn,dan Sofia bersiap-siap untuk berangkat ke gedung yang
terkenal angker di desa itu setelah bersiap-siap mereka pun berangkat ke sana,
sesampainya di sana Vita mengeluarkan handycam
,dan camera milik Ciko mereka pun mencari salah satu orang yang tinggal di
sekitar gedung tua itu dan Brayn pun bertanya kepada seorang nenek-nenek “
Permisi nek apakah saya boleh bertanya ?”tanya Brayn,lalu nenek itu menjawab
dengan memakan daun sirih “ hehehe… dulu ada orang menikah di gedung itu lalu
dia mati karena dibunuh hehehek…” kata nenek itu tertawa , lalu Brayn pun
mengucapkan terimakasih kepada nenek ituwalaupun sedikit merasa aneh.Beberapa
menit kemudian mereka masuk ke dalam gedung tua itu. Di dalam sana terdapat
barang-barang tua penuh dengan jaring laba-laba,dan debu yang sangat kotor . Pertama Brayn dan Sofia menyelidiki lorong
bawah tanah ,dan tiba-tiba ada sesosok tubuh yang merangkak sosok itu sangatlah
seram dengan wajah hancur,dan dada kiri berlubang lalu sosok itu pun memegang
kaki Brayn hingga dia terjatuh di lorong gelap glita tersebut “ Aduh sialan
siapa kalian ayo tunjukkan dirimu lalu handytalking
Brayn dan Sofia berbunyi ( halo Brayn ini Vita ,dan Ciko disini kita
dapetin sepasang cincin yang sangat mencurigakan cepat ke mari) kata Vita,Brayn
pun menjawab ( okay gue sama Sofia akan segera kesana ) jawab Brayn dengan
menahan rasa sakit kakinya dia pun berjalan menuju lantai ke-2.
Sesampainya
di lantai 2 Brayn,dan Sofia melihat Ciko dan Vita memegang sepasang cincin yang
indah,terbuat dari emas putih,bertabur berlian,dan saking indahnya
sampai-sampai Vita mencoba memakainya “ Eh Vita jangan dipakai dong itu kan pemilik penghuni gedung ini
yang dulu, ayo lepasin cincinnya” pinta Ciko lalu Vita pun berusaha melepaskan
cincin itu akan tetapi tidak bisa karena cincin itu melekat dengan keras. Vita
pun menangis karena cincin itu terus mencekik jari mungil Vita,dan tiba-tiba
dari arah Utara terdengar suara jeritan yang sangat mengerikan ,dan sangat
keras hingga mereka ber-4 menutup telinganya. “ AAAaa….kembalikan , kembalikan,
kembalikan hahaha …” teriakan itu membuat mereka lari ke lantai 3 . Sesampainya
di lantai 3 Sofia memarahi Vita “ Vita..cepet lepasin cincin itu cepet! Ini
semua gara-gara lo tau gak ish..!” kata Sofia seraya menarik cincin yang ada di
jari Vita “ Aw… Sofia lepasin tangan gue ah.. ini sakit tau” kata Vita, Brayn
,dan Ciko pun melerai mereka berdua , dari belakang Vita tiba-tiba muncul asap
yang panas. “ hey lari cuy” kata Brayn dan dia pun lari. “ Apaan sih si
Brayn” lalu Ciko,dan Sofia terkejut karena melihat sosok yang menyeramkan di
belakang Vita.Setelah melihatnya Sofia,dan Ciko pun menarik tangan Vita dan
lari ke lantai 5. “ Aaa…Brayn lo dimana?”
teriak Sofia lalu mereka melihat Brayn bersama hantu itu di sofa merah
yang ada di sana. Brayn tampak akrab dengan sosok menyeramkan itu dan Brayn pun
bertanya kepada hantu itu dengan rasa yang tegang tapi tenang “ Permisi saya
mau bertanya apakah yang terjadi denganmu dan gedung ini ?” tanyanya ,dan Hantu
itu pun menjawab dengan menangis sehingga wajah hancur itu berubah menjadi
sesosok wanita cantik berparas Belanda “ Nama saya Vandra, hiks… dulu tempat
ini adalah tempat acara pernikahan ku dengan kekasihku Demion. Tapi saat itu
pula datanglah perampok dan perampok itu langsung membunuhku tepat pada
jantungku peluru itu menancap dan menjadikanku meninggalkan dunia seketika itu
juga kekasihku Demion meninggal karena depresi..” Setelah menceritakan kisah itu Vandra pun kembali
berubah menjadi sosok yang menyeramkan ,dan mencekik Brayn,Sofia pun berteriak
dan berusaha melepaskan cekikan itu akan tetapi terlambat Brayn pun mati
tercekik “ Brayn !!!” teriak Sofia lalu Ciko ,dan Vita lari sedangkan Sofia
berusaha memukul hantu yang tembus pandang itu . Saking marahnya Vandra lalu
dia bereriak “ Aaaaaaa…” suara teriakan Vandra membuat gendang telinga Sofia
pecah dan akhirnya dia mati juga bersama Brayn. Vita ,dan Ciko terus lari
hingga di lantai 2 semua pintu pun tertutup Blarr..
suara pintu itu membuat Vita memekik hantu Vandra pun ada disana dan berusaha
mencekik Vita , Ciko menarik tangan Vita dan mengambil minyak tanah , setelah
iu Ciko menaburkan minyak tanah itu ke badan Vandra lalu membakarnya , Vandra
berteriak akan tetapi dia tak musnah dia berhasil mencekik Ciko dan melemparnya
ke lantai bawah Gleber…brak.. seketika
Ciko mati “ Hahaha… giliranmu Vita hahaha…” lalu Vita menangis ketakutan tapi
dia ingat cincin yang dipakainya dia pun berusaha melepaskan cincinnya “ Aduh
cepetan lepasnya dong cin” dan akhirnya cincin itu pun lepas,Vita menunjukkan
cincin itu ke depan muka Vandra , dan Vandra pun menangis hantu Demion pun ada
disana “ Vandra come back here I miss u”
lalu Vandra memeluk Demion dan lenyap. Vita langsung lari dan akhirnya bisa
keluar dari gedung itu .
Hari
pun berlalu dan akhirnya jasad Sofia,Ciko,dan Brayn dimakamkan . Airmata Vita
pun turun dengan derasnya hingga membasahi wajahnya yang putih bersih itu Vita
pun menulis cerita hidupnya itu di buku diarynya dan Vita pun meninggal di usia
mudanya karena kecelakaan saat itu pula ada fotografer memotret kecelakaan itu
dan dia terkejut saat melihat hasil fotonya karena di atas mobil Vita terlihat
wanita dengan wajah yang hancur.
Tamat
THANKS YA BRO UDAH BACA CERMIS ALIAS CERITA MISTERI GUA ... YANG SUKA COMENT YHA GUYS !!!!!!!!!!!!!!